Legenda Manchester United Gagal Paham dengan Taktik Mourinho

Eks Pemain Manchester United, Dwight Yorke, menjadi salah satu pihak yang merasa sedikit kebingungan dan gagal faham dengan taktik yang diterapkan manajer anyar Setan Merah, Jose Mourinho. Dia juga membanding-bandingkan yang bersangkutan dengan pelatih legendaris United, Sir Alex Ferguson.

Legenda Manchester United Gagal Paham dengan Taktik Mourinho

Seperti diketahui, Manchester United mulai ditangani Jose Mourinho sejak kampanye musim kemarin. Memang, Setan Merah berhasil memenangkan tiga gelar musim kemarin, dan tampil cukup impressif pada awal kampanye musim ini. Akan tetapi faktanya, tidak sedikit pihak yang mengkritik gaya bermain United di bawah arahan Jose Mourinho yang dinilai cenderung defensif.

Dwight Yorke adalah salah satu pihak yang mengkritik gaya bermain defensif United ala Jose Mourinho. menurutnya, bermain menyerang adalah taktik yang jitu dan membawa kesuksesan united selama bertahun-tahun di Era Sir Alex Ferguson. Dan dia tidak yakin, The Special One berada di jalur pemikiran yang sama dengan Ferguson mengenai hal tersebut.

“Sebagai striker, anda mungkin akan merasa frustrasi, karena anda ingin terlibat dalam semua aksi di satu pertandingan. Anda ingin tim menciptakan banyak peluang. Itu artinya anda harus bermain menyerang, dan saya tak yakin Mourinho sejalan dengan Sir Alex Ferguson soal ini,”

“Namun sebagai seorang striker anda ingin mendapat lebih dari satu peluang dalam satu pertandingan dan anda harus bermain dengan filosofi menyerang untuk itu.” tutur Yorke di Sportsmole.

Lebih lanjut, diungkapkan juga oleh Yorke bahwa Manchester United di masa lalu dibawah arahan Sir Alex Ferguson juga membentuk mental para pemain, sehinga mereka bisa memenangkan pertandingan melawan tim sebesar apapun itu.

“Sir Alex Ferguson adalah manajer yang berbeda. Dia mengerti cara main Manchester United. Dia menyuntikkan rasa percaya diri pada kami. Kami tidak akan bermain untuk hasil imbang ketika datang ke Arsenal atau Liverpool, kami ingin menang,” tandasnya.